Cara Jitu Mengusir Tikus Dalam Hitungan Menit Murah Hemat Praktis

Semua orang pasti sudah mengenal salah satu hewan yang kehadirannya cukup merepotkan.

Tikus termasuk pada ordo rodentia biasa disebut hewan pengerat.

Tikus memang dianggap hewan pengerat paling jorok dan hampir semua orang tidak ingin bertemu dengan hewan ini.

Tikus menjadi hewan paling sukses di dunia dalam hal perkembang biakan.

Tikus juga sering menjadi mangsa bagi hewan-hewan tingkat atas seperti ular, elang pada ekosistem sawah.

Ketahanan tikus dalam bertahan hidup pun cukup tinggi.

Terlihat pada habitat, tingkah laku dan makanan yang dikomsumsi.

Hewan pengerat yang satu ini bisa saja sangat merugikan manusia karena dapat menularkan penyakit seperti listeria, salmonellosis, dan hantavirus.

Hal ini bisa saja berakibat fatal pada manusia. Tikus secara umum dapat memakan apa saja bahkan terkesan merusak seperti buku, kayu, kertas dan kain untuk membangun sarangnya.

Tikus menggunakan giginya yang cukup kuat untuk membuat sarangnya itu.

Sebuah penelitian pernah mengungkapkan bahwa tikus memiliki gigi yang sangat kuat dan bisa dibilang kuat untuk menghancurkan besi sekali pun.

Hal itu pula yang menyebabkan betapa sakitnya ketika digigit oleh seekor tikus.

Tikus juga memiliki keseimbangan tubuh yang luar biasa.

Hal ini dibuktikan pada tikus yang sering mondar-mandir melewati kabel tipis tanpa terjatuh.

Perlu diketahui bahwa tikus memiliki kumis yang ternyata terdapat manfaatnya.

Yakni berupa sensor perubahan suhu serta berguna juga sebagai sensor untuk mengetahui permukaan yang halus dan kasar.

Tikus juga disinyalir sebagai hewan penjelajah, dimana tikus suka sekali mencari tempat yang sesuai dengannya.

Tidak heran jika berbagai kotoran atau jejak tikus terlihat di mana saja dalam rumah.

Jenis Tikus

Umumnya terdapat 3 jenis tikus yang sering sekali ditemui.

Ketiga tikus ini pun sama-sama meresahkan. Jenis tikus dibagi berdasarkan tempat tinggalnya.

Jika ditelusuri lebih jauh pun banyak yang membedakan jenis-jenis tikus di bawah ini:

  1. Tikus Got
Tikus Got

Sesuai namanya tikus ini hidup di saluran pembuangan atau biasa disebut Got.

Tempat yang jorok bagi manusia namun nyaman bagi tikus jenis ini.

Tikus yang satu ini memiliki nama latin yakni Rattus Norvegicus.

Tikus ini pertama kali ditemukan dan diidentifikasi pada tahun 1775 di Amerika.

Saat itu tikus ini terbawa oleh kapal dagang dari eropa dan akhirnya keberadaannya pun mulai menyebar ke seluruh dunia.

Jenis tikus ini memiliki karakteristik yang berbeda dari jenis tikus lainnya.

Tikus got sendiri memiliki perawakan yang cukup besar bisa tumubuh hingga 30-40 cm.

Berat bisa mencapai 200-350 gram.

Sifatnya cukup agresif dengan kekuatan yang cukup kuat.

Ekor dan telinga lebih kecil dibandingkan dengan tikus lainnya.

Ciri yang dapat dilihat juga terletak pada ukuran kotorannya.

Tikus jenis ini memiliki kotoran yang berbentuk panjang, tipis dan ujungnya runcing.

2. Tikus Atap

Tikus Atap

Jika setiap malam terdengar suara gaduh di atap rumah, pastilah tikus ini yang membuat ulah.

Tikus dengan nama latin Rattus Rattus ini memang betah tinggal di atap rumah.

Banyak yang sebutan untuk tikus ini seperti tikus kapal, tikus abu-abu.

Ukuran tikus ini terbilang cukup kecil dibandingkan dengan jenis tikus lainnya.

Berat bisa mencapai 150-250 gram.

Tikus ini cenderung memakan biji-bijian, sayuran.

Tikus ini termasuk hewan herbivora atau biasa disebut vegetarian.

Kotoran pada tikus ini cenderung berwarna coklat gelap dan bentuk kotorannya pun kecil seperti beras yang runcing.

3. Tikus Nyingnying

Tikus Nyingnying

Tikus ini sering dijumpai di dalam rumah.

Tikus yang memiliki nama latin Mus Musculus ini termasuk omnivora.

Apapun dapat dimakannya. Seperti sereal, biji-bijian, sayuran, serangga dan sebagainya.

Pada awalnya tikus ini hanya berkembang di Asia tengah, namun seiring perkembangan zaman mulai berkembang ke seleruh dunia.

Tikus jenis ini terbilang paling kecil daripada jenis tikus yang lain.

Berat tubuhnya bisa mencapai 50-100 gram saja.

Karena ukuran tubuh yang kecil tersebut maka tidak heran jika tikus ini sering ditemukan di lemari es.

Ciri tikus ini ialah daun telinga yang cukup lebar daripada jenis lainnya.

Ekornya pun lebih panjang daripada ukuran tubuhnya.

Penelitian pun sering dilakukan dan menempatkan tikus jenis ini lebih pintar daripada jenis tikus lainnya.

Kotoran dari tikus jenis ini ialah bentuknya yang memanjang sekitr 2-8 mm warnanya pun hitam gelap.

Kotoran bisa ditemukan dimana saja. Jenis tikus ini bisa beradaptasi dengan mudah pada cuaca yang ekstrim sekalipun.

Sifat Tikus

Sudah menjadi hal umum bahwa tikus ialah hewan yang cukup menjengkelkan karena berbagai sifat yang dimilikinya.

Sifat tikus yang menjengkelkan diantaranya ialah bau khas dari tikus itu sendiri.

Apapun jenisnya pasti akan meninggalkan kotoran dengan bau yang cukup menganggu.

Kecepatan dalam bereproduksi juga cukup meresahkan, sebab tikus dalam sekali bereproduksi bisa menghasilkan 6-10 anak tikus.

Masa kehamilan tikus berkisar 3-4 minggu per 1 kali kehamilan.

Tikus hanya membutuhkan 10-12 minggu untuk mencapai kematangan seksual.

Salah satu jenis tikus yang sudah disebutkan juga cukup menganggu ketika berlarian diatas atas langit-langit rumah.

Belum lagi jika tikus tersebut perlahan menggerogoti kayu penyangga rumah.

Tikus juga terkadang bersembunyi di tempat yang cukup sulit dijangkau oleh manusia sehingga untuk menangkapnya pun terbilang susah.

Belum lagi pada ladang pertanian, tikus suka sekali lalu lalang pada sawah.

Hama tersebut akan membuat lubang di sekitar ladang.

Hal itu biasanya menyebabkan petani gagal panen, apapun jenis yang di tanam.

Meskipun terdapat mata rantai, belum tentu menjamin hama tersebut hilang pada lahan pertanian.

Usaha yang dilakukan biasanya membasmi dengan obat semprot.

Penyakit yang Disebabkan Oleh Tikus

  1. Tifus Sinus

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Rickettsia Typhi atau sering dijumpai sebagai kutu tikus.

Kutu ini hinggap pada tikus.

Umumnya berkembang biak pada lingkungan tropis yang lembab.

Pada daerah beriklim sedang penyakit ini terjadi pada musim panas.

2. Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)

HPS ini ialah penyakit yang cukup mematikan.

Jika tidak mendapatkan pertolongan sesegera mungkin.

Penyebaran penyakit ini melalui urine, kotoran bahkan air liur.

3. Leptospirosis

Penyakit yang satu ini disebabkan oleh bakteri genus leptosira yang bisa menyerang hewan maupun manusia.

Gejala pada penyakit ini ialah demam tinggi, menggigil, sakit kepala dan nyerii otot.

Jika tidak ditangani dengan segera juga bisa berakibat fatal.

4. Rat Bite Fever (RBF)

Penyakit yang satu ini disebabkan oleh bakteri Streptobacillus Moniliformis yang termasuk bakteri sistemik.

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh gigitan atau goresan tikus yang notabene tercemar oleh kotoran tikus.

Kelebihan dan Kekurangan Adanya Tikus

Seperti yang diketahui sebagai hama, tikus memiliki kekurangan yang cukup banyak karena hadirnya mengganggu manusia.

Seperti makanan dan minuman yang terkadang dicicipi oleh tikus.

Mau tidak mau maka makanan dan minuman tersebut akan langsung dibuang.

Kotoran tikus yang berbau tersebut juga mengganggu pernapasan.

Namun, dari sejumlah kekurangannya juga terdapat kelebihan yang dimiliki tikus dan bermanfaat bagi manusia.

Salah satunya tikus biasa dijadikan sebagai bahan percobaan dalam bidang keilmuan.

Para peneliti lebih memilih tikus karena dianggap sebagai hama oleh masyarakat luas.

Lalu tikus juga bisa dipakai sebagai pakan hewan karnivora.

Namun, karena hidupnya yang jorok tikus jarang digunakan sebagai hewan karnivora.

Kecuali memang terdapat sebuah peternakan khusus tikus.

Di China dan vietnam, masyarakatnya terbilang gemar memakan daging tikus secara mentah maupun dibakar.

Hal itu dipercaya untuk meredakan nyeri tubuh dan bisa juga digunakan sebagai bahan kecantikan.

Memang aneh, namun begitulah yang terjadi.

Daging tikus yang biasa disantap pun bervariasi ukurannya.

Ada yang tikus baru saja lahir dimakan mentah.

Ada pula yang berukuran besar dibakar dengan berbagai bumbu pilihan.

Cara Membasmi Tikus

Terdapat 2 cara pembasmian tikus atau hama yang satu ini.

Yakni dengan cara alami dan non alami.

Namun, dalam perkembangan zaman tikus yang memiliki kecerdasan juga terbilang cukup susah untuk ditangkap.

Oleh sebab itu pilihlah cara membasmi tikus yang paling efisien di bawah ini.

Cara Membasmi Tikus Alami

Cara Membasmi Tikus Alami

Banyak bahan alami yang bisa digunakan sebagai bahan pembasmi tikus seperti lada bubuk.

Bahan ini bisa ditaruh di sekitar tempat biasa tikus bermunculan.

Senyawa piperin yang terkandung dalam lada ini disinyalir ampuh untuk membasmi tikus karena baunya yang cukup menyengat.

Selain itu juga bisa menggunakan bawang merah. Bawang merah terlebih dahulu diiris tipis.

Lalu sebar pada tempat tikus bermunculan.

Untuk buah bisa menggunakan buah mengkudu.

Caranya diiris tipis, lalu dihancurkan dan dicampur air secukupnya.

Setelah itu semprot pada tempat tikus sering muncul.

Selain itu juga bisa menggunakan kulit durian.

Karena baunya yang tajam tikus akan pergi dari rumah.

Ada pula penggunaan campuran bahan alami seperti campuran cuka dengan bahan tertentu seperti kulit telur.

Penggunaannya pun cukup ditebar pada tempat-tempat tikus berlalu-lalang.

Cara Membasmi Tikus Non Alami

Cara yang satu ini bisa dibilang kurang manusiawi.

Sebab menggunakan bahan-bahan kimia yang bisa saja membunuh tikus.

Seperti racun tikus yang memiliki kandungan talium sulfat.

Jika tikus memakan racun dengan senyawa tersebut bisa langsung mati.

Namun, kekurangan jika menggunakan racun tikus ialah bangkai tikus terkadang sulit ditemukan tetapi bau bangkainya cukup menganggu.

Pembasmi tikus non alami juga bisa memakai lem perekat.

Biasanya lem perekat tersebut berbentuk wadah yang biasa ditemukan di swalayan.

Penggunaannya terbilang lebih efisien sebab hanya menaruh umpan pada wadah perekat tersebut, maka hampir bisa dipastikan tikus akan masuk pada jebakan tersebut.

Ada lagi yakni pembasmi tikus berbentuk penjepit. Yakni memberikan umpan apa saja yang disukai tikus lalu menaruhnya pada penjepit.

Sederhananya seperti pada serial kartun Tom and Jerry.

Ada pula dengan menggunakan perangkat suara ultrasonik yang membuat tikus akan merasa tidak nyaman dengan suara tersebut dan meninggalkan rumah.

Suara yang dipancarkan hanya akan terdengar oleh hewan pengerat dan tidak akan mengganggu manusia maupun peliharaan.

Paling utama dalam mengatasi tikus ini ialah sebuah tindakan pencegahan.

Upayakan hama ini tidak bisa seenaknya keluar masuk rumah.

Periksa ventilasi atau lubang yang mungkin dilakukan oleh tikus.

Perbaiki dengan segera agar hama tersebut tidak lagi berada di lingkungan rumah.

Jika populasi tikus di dalam rumah terbilang cukup banyak maka alangkah lebih baik memanggil seseorang yang ahli di bidang tersebut.

Jika semua cara diatas tidak berhasil, ada baiknya menggunakan cara tanpa capek. Yakni membeli produk pengusir tikus kecoak serangga di carihargamurah.com. Khasiat sangat jitu, cepat mengusir dan tahan lama hingga 6 bulan lebih. Penggunaan mudah atau praktis.

Sumber : Apa itu Tikus Dan Cara Cepat Menangkalnya Dalam Hitungan Menit